Try n Error

Try n Error

Love & Friendship

Cinta dimulai dengan sebuah senyuman ..
bertumbuh dengan sebuah ciuman ..
dan berakhir dengan air mata …
Janganlah menangisi siapapun yang tidak akan menangis untukmu…..

Sahabat yang baik sulit didapat …..
lebih sulit ditinggalkan ….
dan mustahil untuk dilupakan…
Kau hanya dapat pergi sejauh yang kau dorong….

Tindakan berbicara lebih keras daripada kata-kata …
Hal yang paling berat untuk dilakukan adalah melihat seseorang yang
kau cintai mencintai orang lain…..
Jangan biarkan masa lalu menahan kau kembali…
kau akan kehilangan kemampuanmu…..

Hidup sangat singkat ….
jika kau tidak melihat sekelilingmu sekali-sekali …….
kau mungkin akan kehilangan kesempatan tersebut….
Jika kau berfikir bahwa dunia tidak berarti apapun ….
berfikirlah lagi …
Kau mungkin mengartikan dunia dengan cara lain…….

Ketika kau merasa sakit untuk melihat kebelakangan ..
dan kau takut melihat kedepan ..
kau dapat melihat ke sampingmu dan sahabat baikmu akan ada disana.

Persahabatan sejati tidak pernah berakhir ..
Persahabatan adalah selamanya.
Sahabat baik seperti bintang …
Kau tidak harus selalu melihatnya ..
tetapi kau tahu bahwa mereka selalu disana.

Jangan mengerutkan dahi …
Kau tidak akan pernah tahu siapa yang akan jatuh cinta dengan senyummu….
Apa yang akan kau kerjakan ketika satu-satunya orang yang dapat
membuatmu berhenti menangis adalah orang yang membuat ‘mu menangis ?!

Tidak seorang’pun sempurna sampai kau jatuh cinta padanya.
Segala sesuatu baik pada akhirnya …
Jika tidak baik .. maka hal itu belum merupakan akhirnya.

Banyak orang berjalan keluar dan masuk dalam hidupmu …
Tetapi hanya sahabat sejati yang meninggalkan jejak kakinya di hatimu…

From Anonymous Author

7 Agustus 2007 Posted by | Inspirasi | 3 Komentar

SEBUAH SURAT DARI BAPA

Anak-Ku…….

Saat kau bangun dipagi hari, Aku memandangmu dan berharap engkau akan berbicara kepada-Ku, walaupun hanya sepatah kata, meminta pendapat-Ku atau bersyukur kepada-Ku atas sesuatu hal indah yang terjadi di dalam hidupmu kemarin, tetapi aku melihat engkau begitu sibuk mempersiapkan diri untuk pergi bekerja.

Aku kembali menanti…

Saat engkau sedang bersiap, Aku tahu akan ada sedikit waktu bagimu untuk berhenti dan menyapa-Ku, tetapi engkau terlalu sibuk.

Di satu tempat, engkau duduk di sebuah kursi selama lima belas menit tanpa melakukan apapun.

Kemudian Aku melihat engkau menggerakkan kakimu.

Aku berpikir engkau ingin berbicara kepada-Ku, tetapi engkau berlari ke telepon dan menelepon seorang teman untuk mendengarkan gosip terbaru.

Aku melihatmu ketika engkau pergi bekerja dan Aku menanti dengan sabar sepanjang hari.

Dengan semua kegiatanmu, Aku berpikir engkau terlalu sibuk untuk mengucapkan sesuatu kepada-Ku.

Sebelum makan siang Aku melihatmu memandang kesekeliling, mungkin engkau merasa malu untuk berbicara kepada-Ku, itulah sebabnya mengapa engkau tidak menundukkan kepalamu.

Engkau memandang tiga atau empat meja sekitarmu dan melihat beberapa temanmu berbicara kepada-Ku dengan lembut sebelum mereka makan, tetapi engkau tidak melakukannya.

Baca lebih lanjut

14 Juli 2007 Posted by | Inspirasi | 2 Komentar

Bapa, Kok berat sih…???

{Diambil dari diskusi@gerejakatolik.net}

Jam 7 malam.
Sudah cukup lama aku berkutat dengan pekerjaanku.
Aku bersiap-siap untuk meninggalkan kantor.
Dengan enggan kuangkat tas berat itu ke pundakku.
Beban yang menekan di pundakku terasa begitu mengganggu,
tapi aku memang harus membawa tas ini.
Di perjalanan pulang, aku mengendarai sepeda motorku masih dengan
konsentrasi pada tas yang membebani pundakku.
Seorang anak kecil menyeberang dengan sepedanya tanpa melihat
Ke kiri dan ke kanan. Huh, aku memaki dalam hati.
Kecil kecil sudah menyebalkan, gimana gedenya nanti.

Aku melanjutkan perjalanan masih dengan sejuta omelan dalam hati.
Ingin rasanya cepat sampai di rumah, supaya aku bisa beristirahat.
Suara klakson yang berbunyi nyaring mengagetkan aku dari lamunanku.
Kulirik spion dan kulihat seorang anak muda dengan mobil mewahnya
membunyikan klakson dengan nada tak sabar.
Huh, kenapa sih dengan orang-orang ini?
Emangnya dia nggak lihat kalau jalanan emang lagi macet?
Emangnya dikira enak membawa tas seberat ini?

Baca lebih lanjut

12 April 2007 Posted by | Inspirasi | 2 Komentar